2015 - AWAL SEMUA
Perkenalkan nama saya Israel Irmanto pemilik Treking Organizer Angkasa & Hutan, di tahun ini masih menjadi mahasiswa Arsitektur Aktif di Universitas Sam Ratulangi Manado yang mulai berkecimpung di dunia pendakian. yang awalnya mendaki bersama teman, suasana hutan dan udara dingin pegunungan membawa saya untuk menjadikan kegiatan alam bebas khususnya pendakian gunung yang awalnya hanya lah hobi menjadi sebuah gaya hidup. Coba belajar management pejalanan dari sosial media, internet dan juga referensi lisan dari senior pendaki gunung, semakin mempermantap saya pribadi untuk menekuni gaya hidup penggiat alam bebas.
2017 - KEPEMANDUAN PERTAMA
Di tahun ini awal saya mengantar seorang tamu dari bali dengan upah bayaran yang yang cukup layak, ada beberapa hal yang saya pelajari di awal dunia kepemanduan, yaitu cuaca dan medan yang berat di lapangan tidak bisa saya atur, tapi untuk membuat kualitas penjalanan pendakian tamu yang saya bawa, bisa saya persiapkan sedari awal. mulai dari pembuatan Rencana Perjalanan (Itinerary), Persiapan Peralatan dan Logistik menjadi hal yang wajib di siapkan dengan matang, agar perjalanan pendakian sukses dan turun dengan banyak cerita.
2018 - SERTIFIKASI APGI
Pada April tahun ini, saya seriuskan tekad pemandu wisata gunung menjadi pekerjaan yang mulai saya tekuni dengan mengikut ketiatan pelatihan Pemandu Wisata Gunung oleh APGI di Kota Sungai penuh Kab. Kerinci dengan beberapa rekan seprofesi lainnya, salah satunya Muhammad Rifqi Maulana (Owner Tiga Dewa Adventure Indonesia), Jet Kerinci (Owner Kerinci Paradise) dan rekan se profesi lainnya.
Di tahun ini juga saya mulai membuat treking organizer dengan nama Kita Pelangi dengan destinasi prioritas di pendakian Gunung Semeru (11 Trip) dan Gunung Rinjani (6 Trip) sebelum Gunung Rinjani di tutup akibat gemba lombok 29 Juli 2018 dan tutupnya jalur pendakian Gunung Semeru akibat kebakaran 19 September 2018. Dengan patah semangat saya coba untuk kembali pulang untuk kembali menekuni bidang akademisi saya Arsitektur dan masih tetap berkegiatan alam bebas.
2020 - COVID 19
Tahun 2020 menjadi luka bagi semua umat manusia di dunia, Banyak yang keluarganya berpulang kepada sang pencipta, banyak pula yang kehilangan pekerjaan yang di sebabkan oleh pandemi demi efisiensi. Salah satunya saya coba untuk memutar otak dengan berdagang online dan menyempatkan waktu merekam setiap perjalanan pendakian melalui kamera, perlahan mempelajari dunia videografi dan mempublish lewat kanal Youtuber : Angkasa & Hutan.
Nama Angkasa & Hutan muncul dalam pirkiran saat camping 6 hari di Puncak Gunung Klabat saat masa Lockdown 2020 lalu, dengan makna Kebebasan dalam berkegiatan alam luar (tetap dalam norma) dan Hutan sebagai media nya. Makna lain dari Angkasa & Hutan juga sebagai Hutan Pegunungan Tinggi khas Sulawesi, yang menjadi tanah leluhur saya dan banyak orang-orang yang hidup disana.
2022 - EXPEDISI ATAP NEGERI
Di tahun ini saya sempat gabung bersama Tim Expedisi Atap negeri untuk Gunung Binaiya di Maluku, Gunung Mekongga di Sulawesi Tenggara dan Gunung Tilongkabila (2023) di Gorontalo, lewat expedisi ini bertemu dengan banyak orang Hebat, mulai dari Fiersa Besari (Founder Atap Negeri), Eki Sulistina, Mang Betmen, Aditya Rachman, Bang Agung, Bang Edera, Bang Misbah, Bang Rauf, Risma, Bang Oni dan kawan - kawan.
Lewat Expedisi ini juga saya banyak belajar banyak dari kawan kawa, mulai dari management keselamatan sampai dengan, dokumentasi khususnya videografi dll. Sebelum saya memutuskan untuk kembali ke Lombok dan menjadi seorang pemandu wisata gunung.
2023 - ANGKASA & HUTAN
Pada April tahun ini tim saya coba mebuat jadwal trip pendakian ke Gunung Rinjani yang di mulai 03 Mei 2023. sekitar 2 bulan lebih saya menetap di Lombok dengan jumlah peserta trip tidak konsisten dan hari-hari relatif sepi seiring dengan krisis internal. Sesekali merasa ibah melihat peserta hanya 1 org terdaftar dan saya usahakan siap jalan agar waktu cuti, biaya dan tenaga yang sudah di keluarkan untuk pendakian ke Gunung Rinjani tidak hilang begitu saja.
- KORBAN OT BODONG
Beberapa kali juga melihat pendakian yang luntang lantung menjadi korban scam di Rinjani, melihat fenomena sosial media di mana TO/OT lain membully pelaku OT bodong , kami coba dengan cara beberbedah membantu calon pendaki yang menjadi korban penipuan OT Bodong (Voucher 200K) agar bisa meringankan mereka untuk tetap mendaki ke Gunung Rinjani.
- KONSEP SPECIAL INCLUDE
Fenomena lain juga kami dapati disaat jumlah peserta (OT lain) semakin ramai sampai puluhan orang, menjadi awal dari perjalanan yang berantakan, mulai dari kurangnya logistik dan Porter Guide sepanjang perjalanan, berujung peserta pendakiannya terbaikan dan membawa cerita buruk tentang pendakian. Karena kesalahan ini juga kami belajar untuk mebuat konsep special Include mulai dari, Toilet Tent, Tenda Dome sampai dengan Potong Kambing jika 30 peserta atau lebih.
- KONSEP MEDALI SUMMITERS
Menurut kami, setiap orang yang sampai di puncak Rinjani wajib mendapatkan reward sebagai Summiters Rinjani, di mulai Septmber 2024 (konsep berbayar) kami mulai terapkan konsep Medali Summiter Rinjani dan di berikan langsung di Puncak Rinjani dan efektif mulai kami include kan dalam paket trip mulai di Juni 2025.
Sampai dengan saat ini kami memiliki 20 Guide Aktif, 60-an Porter Lepas, 5 Driver dan 2 Tim Basecamp, saat ini kami berusaha untuk terus berkembang dengan bantuan AI sebagai asisten Admin Angkasa Hutan dan pengembangan informasi berbasis web.